Bismillah. Nah seperti yang udah aku janjikan di artikel sebelumnya, kali ini aku bakal sedikit menjelaskan tentang tema Promkes ke-2, yaitu Leptospirosis. Mungkin buat muda-mudi kek kalian topik yang kayak gini bakal kalian skip atau bahkan dianggap ngebosenin banget. Tapi aku harap walaupun kalian nggak berniat buat baca, apa yang aku tulis ini bisa kalian share ke ibu-ibu rumah tangga sekalian. Di lain sisi, tema ini cukup menarik buat aku. Kenapa? Karena tema ini sangat amat cocok dan wajib di ketahui buat kita-kita atau ibu rumah tangga dan bapak-bapak berumah tangga. Dimana masalah utamanya itu sangat amat mudah dijumpai di kehidupan sehari-hari. Jadi, aku nyarinin untuk setelah baca artikel ini atau nggak usah dibaca juga nggak apa, tapi langsung, segera buat di share ke Bunda, Ibu, Mama, Papa dan Abinya. Karna informasi ini sangat-amat berguna bagi rumah tangga, khusunya ibu-ibu rumah tangga. Insya Allah, bermanfaat, kalo nggak males baca. Leptospirosis. Penyakit...
Assalamualaikum… Hallo hallo, apa kabar nih? Lama banget rasanya nggak nulis lagi. Banyak moment sebenernya yang siap di tulis dan dishare ke public, tapi sayangnya aku belum bisa nyempetin sedikit waktu buat nulis. Dari cerita Pengabdian masyarakat PPGD, Pemberdayaan masyarakat untuk pasien Diabetes, Kemah Bakti Perawat, Pelantikan Dewan Pramuka, Idul Fitri dan masih buanyak lagi cerita yang Masya Allah, bersyukur banget. Tapi artikel kali ini bukan cerita tentang itu semua. Artikel kali ini, aku lagi pengen nulis aja seputar sebuah topic yang bisa dibilang menjadi emergency problem. Ya nggak gawat darurat sekali sih, tapi ibarat tingkat pentingnya itu bisa jadi topik ini termasuk golongan garis merah. Oke, aku akan mulai dari pengalaman pribadi hingga bicara tentang problem and solvingnya. But wait, sebelumnya aku nggak ada maksud untuk curcol ataupun sombong, sok bener, sok baik dan lain sebagainya. Tapi ini pure hanya ingin sharing dan semoga bermanfaat. “How to be a Norma...
Geli banget sih emang. Denger judulnya berasa gak berfaedah banget. Tapi gue akan coba untuk memberikan tips move on dari apapun ala gue. Pertama kita lihat dulu konteksnya. Move on dari apa? Okay, nggak usah basa-basi. Gue ambil suara terbanyak. Move on dari mantan atau orang yang pernah kita sayangi dan move on dari mimpi kita untuk menerima ketetapan dari Allah. Bahas yang topic kedua dulu kali ya. Seperti yang udah gue sampekin sebelumnya. Kita hidup itu adalah karna udah garisnya. Semua dunia seisinya Allah lebih tau. Yang buat kita belum bisa ikhlas dengan takdir yang sekarang ada diri kita adalah emosi. Emosi terjadi apabila kita mempunyai keinginan atau harapan yang tidak terjadi. Rasa kecewa, kesal, sesal itu adalah yang kita namakan emosi. Tapi kalo kita dari awal sudah berusaha belajar buat menerima dunia dan seisinya karna Allah, insya Allah kalo Allah rubah jalan kita, Allah ambil apa yang menjadi milik kita, Allah cabut nikmat dari diri kita, kita ikhlas. Kuncinya...
Komentar
Posting Komentar